Setiap perjuanggan hidup yang kita jalani semua akan mendapat balasan yang setimpal di akhir kelak nanti.
Kamis, 17 Juli 2014
Polder Tak Kunjung Difungsikan
SEMARANG - Sungai Banger Kampung Ngestimulyo Kelurahan
Mlatibaru Kecamatan Semarang Timur mengalami rob yang hampir setiap hari.
Banjir rob disebabkan karena robohnya tanggul dan polder yang tak kunjung
dibangun.
Robohnya pingiran tangul sungai banger disebabkan kurang bagusnya
bangunan. sehingga pada saat air naik tanggul mengalami keretakan dan akhirnya
jebol karena tidak kuat menampung air.
Menurut Riwanto warga Kampung Ngestimulyo RT 4 RW 3, Selasa(15/7). Rob
naik hampir setiap hari mulai dari pukul
11.00 WIB atau menjelang sore hari. “sebelum kemarin dikasi pasir banjir
selalu masuk rumah tetapi setelah dikasi pasir sudah jarang banjir sampai masuk
rumah” katanya.
Tumpukan pasir sebagai penganti tanggul di pingiran Sungai Banger itu
cukup membantu menghambat masuknya air kedalam rumah warga. Selama 2 minggu
terahir ini Tumpukan pasir tersebut cukup membantu, pasalnya setiap banjir
warga dari Desa Depelades yang hendak melewati jalan itu harus putar balik untuk
menghindari banjir.
Banjir semakin menjadi semenjak dilebarkanya Sungai Banger, padahal
sebelum dilebarkan dan kondisi sungai masih kecil jarang sekali rob sampai
masuk ke rumah warga imbuh wanita berambut panjang itu.
Sosialisasi rencana dibangunya Polder (mesin penyedot air) di wilayah Kewijem
dari tahun 2013 hingga kini tak kunjung terlaksa. Hal tersebut disebabkan karena
menurut PSDA (Pengelola Sumber Daya Alam) untuk lahan polder di wilayah
tersebut masih kurang memadai dan masih banyak persetujuan dengan masyarakat
ungkap Makmun Ketua Rw 3 Kampung Ngestimulyo.
Menurutnya peralatan untuk membangun polder sudah lengkap dan hanya
mengalami kendala pada lahan. Rencana polder yang akan dibangun yaitu seperti
polder wilayah Semarang Barat. Sebagai pengganti sementara sampai dibangunya
polder, PSDA kota membangun tembok pingiran Sungai Banger yang rusak untuk
menahan air masuk ke rumah-rumah warga.
Minggu, 27 April 2014
semburan si jago merah di pasar senen
![]() |
| Dok. Julita Pustika |
JAKARTA–Pasar Senen di Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014) pagi mengalami kebakaran. Peristiwa ini pun menarik perhatian masyarakat di dunia maya. Sejumlah orang pun kemudian mengunggah foto kejadian kebakaran tersebut di jejaring sosial. kebakaran terjadi sejak pukul 04.20 WIB namun Hingga pukul 14.50 WIB asap hitam masih mengepul dilokasi kebakaran. Dugaan awal penyebab kebakaran diperkirakan karena arus pendek listrik. akibat dari kebakaran tersebut kerugian diduga lebih dari Rp100 miliar karena tiap pedagang telah menumpuk modal di atas Rp200 juta per kios dan ada lebih dari dua ribu kios yang terbakar, diduga sumber api kebakaran itu terjadi di Blok 3 lantai 3 pasar senen.Kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan antara lain berasal dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan. Ada Sebanyak 41 kendaraan pemadam kebakaran serta sekitar 200 personel petugas pemadam kebakaran masih dikerahkan buat memadamkan api di pasar senen dan mengevkuasi dilokasi kebakabaran.
kebakaran pasar senen menyisakan kepedihan
Dok.Julita pustika
Kebakaran saat ini terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, kebakaran terjadi sejak pukul 04.20 WIB namun Hingga pukul 14.50 WIB asap hitam masih mengepul dilokasi kebakaran. Peristiwa ini pun menarik perhatian masyarakat di dunia maya. Sejumlah orang pun kemudian mengunggah foto kejadian kebakaran tersebut di jejaring sosial.Dugaan awal penyebab kebakaran diperkirakan karena arus pendek listrik. akibat dari kebakaran tersebut kerugian diduga lebih dari Rp100 miliar karena tiap pedagang telah menumpuk modal di atas Rp200 juta per kios dan ada lebih dari dua ribu kios yang terbakar, diduga sumber api kebakaran itu terjadi di Blok 3 lantai 3 pasar senen.Kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan antara lain berasal dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan. Ada Sebanyak 41 kendaraan pemadam kebakaran serta s
Sementara itu, sejumlah pedagang tampak mencoba menyelamatkan dagangan mereka dari sisa-sisa kebakaran. Seperti Jeki (60), pedagang kain, yang mengumpulkan bahan-bahan kain gulungan yang masih bisa diselamatkan lalu diangkut menggunakan mobil pikap.
"Masih bisa dicuci, yang kebakar dipotong, bisa dijual lagi," katanya.
Begitu juga dengan pedagang lainnya, seperti pedagang pakaian dan pedagang barang pecah belah jenis piring dan gelas. Para pedagang mengumpulkan sisa-sisa dagangan mereka dari dalam kios untuk kemudian dibersihkan kembali.
Tidak hanya barang dagangan, para pedagang juga tampak mengeluarkan puing-puing seperti etalase dan kipas angin, serta kulkas. Sementara pedagang lainnya memanfaatkan trotoar jalan untuk berjualan.
Dok.Julita pustika
Kebakaran saat ini terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, kebakaran terjadi sejak pukul 04.20 WIB namun Hingga pukul 14.50 WIB asap hitam masih mengepul dilokasi kebakaran. Peristiwa ini pun menarik perhatian masyarakat di dunia maya. Sejumlah orang pun kemudian mengunggah foto kejadian kebakaran tersebut di jejaring sosial.Dugaan awal penyebab kebakaran diperkirakan karena arus pendek listrik. akibat dari kebakaran tersebut kerugian diduga lebih dari Rp100 miliar karena tiap pedagang telah menumpuk modal di atas Rp200 juta per kios dan ada lebih dari dua ribu kios yang terbakar, diduga sumber api kebakaran itu terjadi di Blok 3 lantai 3 pasar senen.Kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan antara lain berasal dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan. Ada Sebanyak 41 kendaraan pemadam kebakaran serta s
Sementara itu, sejumlah pedagang tampak mencoba menyelamatkan dagangan mereka dari sisa-sisa kebakaran. Seperti Jeki (60), pedagang kain, yang mengumpulkan bahan-bahan kain gulungan yang masih bisa diselamatkan lalu diangkut menggunakan mobil pikap.
"Masih bisa dicuci, yang kebakar dipotong, bisa dijual lagi," katanya.
Begitu juga dengan pedagang lainnya, seperti pedagang pakaian dan pedagang barang pecah belah jenis piring dan gelas. Para pedagang mengumpulkan sisa-sisa dagangan mereka dari dalam kios untuk kemudian dibersihkan kembali.
Tidak hanya barang dagangan, para pedagang juga tampak mengeluarkan puing-puing seperti etalase dan kipas angin, serta kulkas. Sementara pedagang lainnya memanfaatkan trotoar jalan untuk berjualan.
Sabtu, 04 Mei 2013
Puisi Aku Bukan Malaikat
Tegak tegar menatap langit,
teriakan keras memecah sepi,
bayangan indah dimasa lalu,
cerita cinta yang pernah tertulis,
semua hancur oleh coretan tinta hitam,
pikiran melayang saat kaki mulai lumpuh,
menapaki jalan terjal dan tandus,
rumput kering disamping kaki yang seolah pasrah pada kematian,
mengingatkan diri pada derita yang kini dialami,
air mata menetes ditanah tandus dibawah terik matahari,
sebagai bukti betapa lemah dan tiada berarti,
jiwa yang dulu tegar kini melemah,
hati yang dulu bahagia kini penuh dengan kesedihan,
saat derita terasa sangat menyiksa,
aku hanya bisa berdoa kepada sang kuasa, maafkanlah aku telah mengecewakan dia,
membuatnya menangis,
dan menggoreskan luka disisa hidupnya,
semoga dia bahagia dialam sana,
walau air mata bukanlah jawaban,
apalah dayaku aku tak bisa berbuat apa-apa,
aku hanyalah manusia yang penuh akan dosa,
diri ini hanya bisa berkata aku bukan malaikat.
bayangan indah dimasa lalu,
cerita cinta yang pernah tertulis,
semua hancur oleh coretan tinta hitam,
pikiran melayang saat kaki mulai lumpuh,
menapaki jalan terjal dan tandus,
rumput kering disamping kaki yang seolah pasrah pada kematian,
mengingatkan diri pada derita yang kini dialami,
air mata menetes ditanah tandus dibawah terik matahari,
sebagai bukti betapa lemah dan tiada berarti,
jiwa yang dulu tegar kini melemah,
hati yang dulu bahagia kini penuh dengan kesedihan,
saat derita terasa sangat menyiksa,
aku hanya bisa berdoa kepada sang kuasa, maafkanlah aku telah mengecewakan dia,
membuatnya menangis,
dan menggoreskan luka disisa hidupnya,
semoga dia bahagia dialam sana,
walau air mata bukanlah jawaban,
apalah dayaku aku tak bisa berbuat apa-apa,
aku hanyalah manusia yang penuh akan dosa,
diri ini hanya bisa berkata aku bukan malaikat.
Sabtu, 09 Maret 2013
Teknik Wawancara Jurnalistik
Teknik Wawancara Jurnalistik
Wawancara adalah tanya jawab untuk memperoleh informasi atau keterangan akan suatu hal. Dan wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang diperoleh secara langsung antara pewawancara dengan narasumber.Sebagai sebuah data, informasi yang diperoleh dari hasil wawancara harus diubah menjadi laporan tertulis.Laporan tertulis hasil wawancara berupa laporan tulisan jurnalistik (berita) atau data dalam bentuk ringkasan.
Dalam wawancara, wartawan bertanya kepada narasumber, (saksi, pengamat, pihak berwenang, dan sebagainya) untuk menggali atau mengumpulkan informasi, keterangan, fakta, atau data tentang sebuah peristiwa atau masalah. Dan hasil wawancara disusun dalam bentuk karya jurnalistik –berita, feature, atau artikel opini.
Ø Model Wawancara
Model wawancara ada dua macam di antaranya:
1. Wawancara langsung –bertatap muka (face to face) langsung dengan narasumber.
2. Wawancara tidak langsung –misalnya melalui telefon, chating, dan email (wawancara tertulis).
Ø Jenis-JenisWawancara
Dalam literatur jurnalistik dikenal banyak jenis wawancara, antara lain:
1. Wawancara berita (news-peg interview), yaitu wawancara yang dilakukan untuk memperoleh keterangan, konfirmasi, atau pandangan intervieweetentang suatu masalah atau peristiwa.
2. Wawancara pribadi (personal interview), yaitu wawancara untuk memperoleh data tentang diri-pribadi dan pemikiran narasumber –disebut juga wawancara biografi.
3. Wawancara eksklusif (exclusive interview), yaitu wawancara yang dilakukan secara khusus –tidak bersama wartawan dari media lain.
4. Wawancara sambil lalu (casual interview), yaitu wawancara “secara kebetulan”, tidak ada perjanjian dulu dengan narasumber, misalnya mewawacarai seorang pejabat sebelum, setelah, atau di tengah berlangsungnya sebuah acara.
5. Wawancara jalanan (man-in-the street interview) –disebut pula “wawancara on the spot”– yaitu wawancara di tempat kejadian dengan berbagai narasumber, misalnya di lokasi kebakaran.
6. Wawancara tertulis –dilakukan via email atau bentuk komunikasi tertulis lainnya.
7. Wawancara “cegat pintu” (door stop interview), yaitu wawancara dengan cara “mencegat” narasumber di sebuah tempat, misal tersangka korupsi yang baru keluar dari ruang interogasi KPK.
Ø Teknik-Teknik Wawancara
Para praktisi jurnalisme (wartawan) umumnya sependapat, tidak ada kiat mutlak wawancara jurnalistik. Setiap wartawan emiliki trik atau cara tersendiri guna menemui dan memancing narasumber untuk berbicara.
· Namun demikian, secara umum teknik wawancara meliputi tiga tahap, yaitu:
1. Persiapan
2. Pelaksanaan
3. Pasca-Wawancara
Ø Tahap Persiapan Wawancara
1. Menentukan topik atau masalah
2. Memahami masalah yang ditanyakan – wawancara yang baik tidak berangkat dengan kepala kosong.
3. Menyiapkan pertanyaan.
4. Menentukan narasumber
5. Membuat janji –menghubungi narasumber atau “mengintai” narasumber agar bisa ditemui.
Ø Pelaksanaan Wawancara
1. Datang tepat waktu –jika ada kesepakatan dengan narasumber.
2. Perhatikan penampilan –sopan, rapi, atau sesuaikan dengan suasana.
3. Kenalkan diri –jika perlu tunjukkan ID/Press Card.
4. Kemukakan maksud kedatangan –sekadar “basa-basi” dan menciptakan keakraban.
5. Awali dengan menanyakan biodata narasumber, terutama nama (nama lengkap dan nama panggilan jika ada). Bila perlu, minta narasumber menuliskan namanya sendiri agar tidak terjadi kesalahan.
6. Pertanyaan tidak bersifat “interogatif “ atau terkesan memojokkan.
7. Catat! Jangan terlalu mengandalkan recorder.
8. Ajukan pertanyaan secara ringkas.
9. Hindari pertanyaan “yes-no question” –pertanyaan yang hanya butuh jawaban “ya” dan “tidak”.Gunakan “mengapa” (why), bukan “apakah” (do you/are you). Jawaban atas pertanyaan “Mengapa Anda mundur?” tentu akan lebih panjang ketimbang pertanyaan “Apakah Anda mundur?”.
10. Hindari pertanyaan ganda! Satu pertanyaan buat satu masalah.
11. Jadilah pendengar yang baik.Ingat, tugas wartawan menggali informasi, bukan “menggurui” narasumber, apalagi ingin “unjuk gigi” ingin terkesan lebih pintar atau lebih paham dari narasumber.
Ø Merangkum Isi Pembicaraan dalam Wawancara
A. Menyusun Rangkuman Hasil Wawancara
Rangkuman adalah penyajian singkat dari suatu pembicaraan atau tulisan. Adapaun langkah-langkah untuk membuat rangkuman hasil wawancara, antara lain:
1. Menyimak seluruh pembicaraan dalam wawancara
2. Mencatat pokok-pokok pembicaraan
3. Merangkaikan pokok-pokok pembicaraan ke dalam beberapa paragraph dengan memerhatikan keefektifan kalimat-kalimatnya.
Selain langkah-langkah, Anda juga harus memerhatikan hal-hal penting dalam membuat rangkuman, diantaranya adalah:
1. Menggunakan kalimat efektif.
2. Jumlah paragraf dalam rangkuman tergantung pada banyaknya pertanyaan dan jawaban kegiatan wawancara.
3. Mempertahankan susunan topik pembicaraan.
Beberapa hal yang dapat dijadikan panduan untuk mengikuti wawancara, yaitu:
1. Mengidentifikasi topik wawancara
2. Memusatkan perhatian
3. Memerhatikan intonasi, mimik, dan bahasa tubuh kedua belah pihak yang terlibat dalam wawancara
4. Menentukan inti dari setiap pertanyaan
5. Menentukan inti dari setiap jawaban
6. Merangkum inti pertanyaan dan jawaban sebuah simpulan wawancara
B. Menjelaskan Hasil Wawancara tentang Tanggapan Narasumber
Untuk mngetahui isi wawancara dapat dilakukan dengan cara menyimak dan mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara. Cara mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara sebagai berikut:
1. Menyimak wawancara dengan seksama dari awal hingga akhir
2. Mencatat orang yang melakukan wawancara, baik pewawancara maupun narasumber
3. Mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara, sebagai berikut:
a. Apa yang dibicarakan atau masalah yang dibahas dalam wawancara
b.Tanggapan atau pendapat narasumber: berupa pendapat tentang penyebab masalah dan penanggulangan masalah yang diabahas dalam wawancara.
sumber: Wawancara Jurnalistik
Wawancara adalah tanya jawab untuk memperoleh informasi atau keterangan akan suatu hal. Dan wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang diperoleh secara langsung antara pewawancara dengan narasumber.Sebagai sebuah data, informasi yang diperoleh dari hasil wawancara harus diubah menjadi laporan tertulis.Laporan tertulis hasil wawancara berupa laporan tulisan jurnalistik (berita) atau data dalam bentuk ringkasan.
Dalam wawancara, wartawan bertanya kepada narasumber, (saksi, pengamat, pihak berwenang, dan sebagainya) untuk menggali atau mengumpulkan informasi, keterangan, fakta, atau data tentang sebuah peristiwa atau masalah. Dan hasil wawancara disusun dalam bentuk karya jurnalistik –berita, feature, atau artikel opini.
Ø Model Wawancara
Model wawancara ada dua macam di antaranya:
1. Wawancara langsung –bertatap muka (face to face) langsung dengan narasumber.
2. Wawancara tidak langsung –misalnya melalui telefon, chating, dan email (wawancara tertulis).
Ø Jenis-JenisWawancara
Dalam literatur jurnalistik dikenal banyak jenis wawancara, antara lain:
1. Wawancara berita (news-peg interview), yaitu wawancara yang dilakukan untuk memperoleh keterangan, konfirmasi, atau pandangan intervieweetentang suatu masalah atau peristiwa.
2. Wawancara pribadi (personal interview), yaitu wawancara untuk memperoleh data tentang diri-pribadi dan pemikiran narasumber –disebut juga wawancara biografi.
3. Wawancara eksklusif (exclusive interview), yaitu wawancara yang dilakukan secara khusus –tidak bersama wartawan dari media lain.
4. Wawancara sambil lalu (casual interview), yaitu wawancara “secara kebetulan”, tidak ada perjanjian dulu dengan narasumber, misalnya mewawacarai seorang pejabat sebelum, setelah, atau di tengah berlangsungnya sebuah acara.
5. Wawancara jalanan (man-in-the street interview) –disebut pula “wawancara on the spot”– yaitu wawancara di tempat kejadian dengan berbagai narasumber, misalnya di lokasi kebakaran.
6. Wawancara tertulis –dilakukan via email atau bentuk komunikasi tertulis lainnya.
7. Wawancara “cegat pintu” (door stop interview), yaitu wawancara dengan cara “mencegat” narasumber di sebuah tempat, misal tersangka korupsi yang baru keluar dari ruang interogasi KPK.
Ø Teknik-Teknik Wawancara
Para praktisi jurnalisme (wartawan) umumnya sependapat, tidak ada kiat mutlak wawancara jurnalistik. Setiap wartawan emiliki trik atau cara tersendiri guna menemui dan memancing narasumber untuk berbicara.
· Namun demikian, secara umum teknik wawancara meliputi tiga tahap, yaitu:
1. Persiapan
2. Pelaksanaan
3. Pasca-Wawancara
Ø Tahap Persiapan Wawancara
1. Menentukan topik atau masalah
2. Memahami masalah yang ditanyakan – wawancara yang baik tidak berangkat dengan kepala kosong.
3. Menyiapkan pertanyaan.
4. Menentukan narasumber
5. Membuat janji –menghubungi narasumber atau “mengintai” narasumber agar bisa ditemui.
Ø Pelaksanaan Wawancara
1. Datang tepat waktu –jika ada kesepakatan dengan narasumber.
2. Perhatikan penampilan –sopan, rapi, atau sesuaikan dengan suasana.
3. Kenalkan diri –jika perlu tunjukkan ID/Press Card.
4. Kemukakan maksud kedatangan –sekadar “basa-basi” dan menciptakan keakraban.
5. Awali dengan menanyakan biodata narasumber, terutama nama (nama lengkap dan nama panggilan jika ada). Bila perlu, minta narasumber menuliskan namanya sendiri agar tidak terjadi kesalahan.
6. Pertanyaan tidak bersifat “interogatif “ atau terkesan memojokkan.
7. Catat! Jangan terlalu mengandalkan recorder.
8. Ajukan pertanyaan secara ringkas.
9. Hindari pertanyaan “yes-no question” –pertanyaan yang hanya butuh jawaban “ya” dan “tidak”.Gunakan “mengapa” (why), bukan “apakah” (do you/are you). Jawaban atas pertanyaan “Mengapa Anda mundur?” tentu akan lebih panjang ketimbang pertanyaan “Apakah Anda mundur?”.
10. Hindari pertanyaan ganda! Satu pertanyaan buat satu masalah.
11. Jadilah pendengar yang baik.Ingat, tugas wartawan menggali informasi, bukan “menggurui” narasumber, apalagi ingin “unjuk gigi” ingin terkesan lebih pintar atau lebih paham dari narasumber.
Ø Merangkum Isi Pembicaraan dalam Wawancara
A. Menyusun Rangkuman Hasil Wawancara
Rangkuman adalah penyajian singkat dari suatu pembicaraan atau tulisan. Adapaun langkah-langkah untuk membuat rangkuman hasil wawancara, antara lain:
1. Menyimak seluruh pembicaraan dalam wawancara
2. Mencatat pokok-pokok pembicaraan
3. Merangkaikan pokok-pokok pembicaraan ke dalam beberapa paragraph dengan memerhatikan keefektifan kalimat-kalimatnya.
Selain langkah-langkah, Anda juga harus memerhatikan hal-hal penting dalam membuat rangkuman, diantaranya adalah:
1. Menggunakan kalimat efektif.
2. Jumlah paragraf dalam rangkuman tergantung pada banyaknya pertanyaan dan jawaban kegiatan wawancara.
3. Mempertahankan susunan topik pembicaraan.
Beberapa hal yang dapat dijadikan panduan untuk mengikuti wawancara, yaitu:
1. Mengidentifikasi topik wawancara
2. Memusatkan perhatian
3. Memerhatikan intonasi, mimik, dan bahasa tubuh kedua belah pihak yang terlibat dalam wawancara
4. Menentukan inti dari setiap pertanyaan
5. Menentukan inti dari setiap jawaban
6. Merangkum inti pertanyaan dan jawaban sebuah simpulan wawancara
B. Menjelaskan Hasil Wawancara tentang Tanggapan Narasumber
Untuk mngetahui isi wawancara dapat dilakukan dengan cara menyimak dan mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara. Cara mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara sebagai berikut:
1. Menyimak wawancara dengan seksama dari awal hingga akhir
2. Mencatat orang yang melakukan wawancara, baik pewawancara maupun narasumber
3. Mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara, sebagai berikut:
a. Apa yang dibicarakan atau masalah yang dibahas dalam wawancara
b.Tanggapan atau pendapat narasumber: berupa pendapat tentang penyebab masalah dan penanggulangan masalah yang diabahas dalam wawancara.
sumber: Wawancara Jurnalistik
CONTOH CV (^^)
CV POSISI MANAGER (^^)
Daftar Riwayat Hidup
Daftar Riwayat Hidup
Data Pribadi
lengkap:
Nama : Julita pustika
Tempat, Tanggal Lahir : Koto Hilalang (Padang ) , 13 Januaru 1995
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Jl. Koto Hilalang sit 2 blok’A Dharmasyara Padang
Alamat sekarang : Jl.Malabar No.24 Bogor
Status : Belum Kawin
Identitas : No KTP: 1310085301950001
E-mail: julitaclaudya@yahoo.co.id
Telephon : 0852-72149333(HP)
Tempat, Tanggal Lahir : Koto Hilalang (Padang ) , 13 Januaru 1995
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Jl. Koto Hilalang sit 2 blok’A Dharmasyara Padang
Alamat sekarang : Jl.Malabar No.24 Bogor
Status : Belum Kawin
Identitas : No KTP: 1310085301950001
E-mail: julitaclaudya@yahoo.co.id
Telephon : 0852-72149333(HP)
Pendidikan Formal:
1999 – 2000 :TK N 1 Dharmasraya
2000 - 2006 : SD N 34 Koto Baru (Padang)
2006 – 2009 : SMP N 1 Koto Baru(Padang)
2009 – 2012 : SMA N 1 Koto Baru(Padang)
2012 – 2015 : Institut Pertanian Bogor (Jurusan Ilmu Komunikasi)
Diploma dengan IPK 3,85
Pendidikan Non Formal:
2015 : Kursus Komputer di Informatika Nusantara, Jakarta
2016 : Kursus Bahasa Inggris di Berlitz English, Jakarta
2016: Kursus Pajak (Brevet A & B)
Kursus Pelatihan:
Gajah Mada Komputer Yogyakarta 2015 aplikasi komputer untuk bisnis
Kemampuan:
- Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, dan Internet)
- Kemampuan Sebagai seorang jurnalistik,Reporter dan Mencari berita-berita terkini
Bidang Keahlian:
Marketing Manager
Pengalaman Bekerja di PT. SAMUDRA SEDAYA CARGO, Jakarta
Periode : Januari 2016- Mei 2017
Status : Karyawan Tetap
Posisi : Staf bagian Finance
Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Bogor, 24
Novomber 2017
Julita Pustika
Julita Pustika
CV Posisi Manager (^^)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Data pribadi lengkap:
Nama Lengkap : Julita Pustika
Tempat, Tanggal Lahir : Hilalang (Padang ) , 13 Januaru 1995
Jenis Kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Status : Belum kawin
Identitas : KTP no. 1310085301950001
Alamat : : Jl. Koto Hilalang sit 2 blok’A Dharmasyara Padang
Alamat sekarang : Jl.Malabar No.24 Bogor
No. Kontak : 085272149333
Email : julitaclaudya@yahoo.co.id
Pendidikan Formal
1999 – 2000 :TK N 1 Dharmasraya
2000 - 2006 : SD N 34 Koto Baru (Padang)
2006 – 2009 : SMP N 1 Koto Baru(Padang)
2009 – 2012 : SMA N 1 Koto Baru(Padang)
2012 sampai sekarang : Institut Pertanian Bogor (Jurusan Ilmu Komunikasi)
Pendidikan nonformal
2010: kursus komputer di sekolah SMA
2012 : ikut organisasi kampus MICRO
2011 : ikut organisas Tata Boga sebagai wakil ketua dan anggota
2011 : anggota Pramuka
2011: anggota Rohis
Prestasi sekolah
- selama sekolah mendapat 10 besar dan SMA 4 besar
- mampu meningkatkan dana usaha tata boga SMA hingga 60%
Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Bogor, 29 november 2012
Julita Pustika
Julita Pustika
CONTOH CV (^^)
CV POSISI MANAGER (^^)
Daftar Riwayat Hidup
Daftar Riwayat Hidup
Data Pribadi
lengkap:
Nama : Julita pustika
Tempat, Tanggal Lahir : Koto Hilalang (Padang ) , 13 Januaru 1995
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Jl. Koto Hilalang sit 2 blok’A Dharmasyara Padang
Alamat sekarang : Jl.Malabar No.24 Bogor
Status : Belum Kawin
Identitas : No KTP: 1310085301950001
E-mail: julitaclaudya@yahoo.co.id
Telephon : 0852-72149333(HP)
Tempat, Tanggal Lahir : Koto Hilalang (Padang ) , 13 Januaru 1995
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Jl. Koto Hilalang sit 2 blok’A Dharmasyara Padang
Alamat sekarang : Jl.Malabar No.24 Bogor
Status : Belum Kawin
Identitas : No KTP: 1310085301950001
E-mail: julitaclaudya@yahoo.co.id
Telephon : 0852-72149333(HP)
Pendidikan Formal:
1999 – 2000 :TK N 1 Dharmasraya
2000 - 2006 : SD N 34 Koto Baru (Padang)
2006 – 2009 : SMP N 1 Koto Baru(Padang)
2009 – 2012 : SMA N 1 Koto Baru(Padang)
2012 – 2015 : Institut Pertanian Bogor (Jurusan Ilmu Komunikasi)
Diploma dengan IPK 3,85
Pendidikan Non Formal:
2015 : Kursus Komputer di Informatika Nusantara, Jakarta
2016 : Kursus Bahasa Inggris di Berlitz English, Jakarta
2016: Kursus Pajak (Brevet A & B)
Kursus Pelatihan:
Gajah Mada Komputer Yogyakarta 2015 aplikasi komputer untuk bisnis
Kemampuan:
- Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, dan Internet)
- Kemampuan Sebagai seorang jurnalistik,Reporter dan Mencari berita-berita terkini
Bidang Keahlian:
Marketing Manager
Pengalaman Bekerja di PT. SAMUDRA SEDAYA CARGO, Jakarta
Periode : Januari 2016- Mei 2017
Status : Karyawan Tetap
Posisi : Staf bagian Finance
Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Bogor, 24
Novomber 2017
Julita Pustika
Julita Pustika
CV Posisi Manager (^^)
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Data pribadi lengkap:
Nama Lengkap : Julita Pustika
Tempat, Tanggal Lahir : Hilalang (Padang ) , 13 Januaru 1995
Jenis Kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Status : Belum kawin
Identitas : KTP no. 1310085301950001
Alamat : : Jl. Koto Hilalang sit 2 blok’A Dharmasyara Padang
Alamat sekarang : Jl.Malabar No.24 Bogor
No. Kontak : 085272149333
Email : julitaclaudya@yahoo.co.id
Pendidikan Formal
1999 – 2000 :TK N 1 Dharmasraya
2000 - 2006 : SD N 34 Koto Baru (Padang)
2006 – 2009 : SMP N 1 Koto Baru(Padang)
2009 – 2012 : SMA N 1 Koto Baru(Padang)
2012 sampai sekarang : Institut Pertanian Bogor (Jurusan Ilmu Komunikasi)
Pendidikan nonformal
2010: kursus komputer di sekolah SMA
2012 : ikut organisasi kampus MICRO
2011 : ikut organisas Tata Boga sebagai wakil ketua dan anggota
2011 : anggota Pramuka
2011: anggota Rohis
Prestasi sekolah
- selama sekolah mendapat 10 besar dan SMA 4 besar
- mampu meningkatkan dana usaha tata boga SMA hingga 60%
Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Bogor, 29 november 2012
Julita Pustika
Julita Pustika
Langganan:
Postingan (Atom)
Indihome Newsletter No.2/2016
Talk Fusion Video Newsletter: Indihome Newsletter No.2/2016 : Talk Fusion Video Newsletter: Indihome Newsletter No.2/2016
-
Beberapa trik dan cara agar anda dapat mengenal dan mengatasi beberapa karakter pelanggan, ada beberapa langkah-langkah yang terba...


